Pilot Rusia Ledakkan Granat Agar Tak Ditangkap Pemberontak

204 views

Media Rusia memuji seorang pilot yang tewas di Suriah sebagai pahlawan, dan melaporkan bahwa ia meledakkan granatnya sendiri agar tidak ditangkap para pejihad yang menembak jatuh pesawatnya.

Roman Filipov dilaporkan mengucap kata-kata terakhir: "Ini untuk kawan-kawan saya."

Pesawat tempur Sukhoi-25 yang ia terbangkan ditembak jatuh di provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak. Ia selamat dari serangan itu dan melepas kursi lontar, namun pada akhirnya tewas di dalam pertempuran di darat.

Kelompok Hayat Tahrir al-Syam, yang dulunya berafiliasi bersama al-Qaeda, mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

TV Zvezda, yang dikendalikan kementerian pertahanan, melaporkan bahwa Roman Filipov mendapat penghargaan anumerta berbentuk medali Pahlawan Rusia, yang termasuk dikenal bersama sebutan Bintang Emas.

Dilaporkan bahwa Filipov sempat berikan sadar atasannya bahwa ia dihantam rudal, sebelum melontarkan diri terlihat pesawat.

BBC belum bisa memverifikasi secara independent apa yang dikatakan Filipov saat itu atau bagaimana Info ini didapatkan.

Lembaga Pemantau Hak Asasi Suriah, yang berbasis di Inggris, di awalnya menyatakan bahwa pasukan pemberontak menangkap sang pilot dan kemudian membunuhnya.

Pemerintah Suriah, bersama pemberian kekuatan hawa Rusia, melancarkan serangan besar-besaran pada group pemberontak di Idlib pada bulan Desember.

Serangan hawa di lokasi itu makin gencar pada hari Minggu, dan dilaporkan menewaskan sekitar 20 orang, sehari sesudah pesawat Filipov ditembak jatuh.

Sembilan orang termasuk dirawat sebab kesusahan bernafas sesudah bom yang diyakini memuat klorin dijatuhkan di kota Saraqeb.

Apa kembali yang kami ketahui berkenaan insiden ini?
Sukhoi-25, jet tempur antigerilya Rusia, beroperasi di atas kota Maasran di Idlib.

Selama 24 jam terkahir, Rusia melancarkan puluhan serangan hawa di area tersebut, kata lembaga-lembaga pemantau pada hari Senin (05/02).

Hayat Tahrir al-Syam, yang dulu dikaitkan bersama al-Qaeda, mengaku bertanggung jawab atas serangan pada pesawat Rusia. (EPA)

Video yang diunggah ke media sosial membuktikan pesawat jet itu ditembak dan sekejap terbakar, sebelum jatuh ke tanah.

Sementara video dari darat membuktikan puing-puing pesawat bersama bintang merah di anggota sayap.

Menteri pertahanan Rusia mengatakan: "Pilot memiliki lumayan saat untuk melaporkan bahwa ia mendarat di lokasi yang dikuasai militan."

"Dalam pertempuran bersama teroris, pilot itu terbunuh."

Siapa yang menembak pesawat itu?
Dalam pengakuan yang dirilis di media sosial, group Hayat Tahrir al-Syam mengklaim mereka menembak pesawat Rusia bersama pakai meriam rudal portabel.

Kelompok tersebut menyatakan pesawat itu tengah mobilisasi serangan hawa di kota terdekat, Saraqeb.

Hayat Tahrir al-Syam sudah beroperasi di lokasi Idlib sepanjang bertahun-tahun bersama nama yang berbeda-beda.

Seberapa sering peristiwa seperti ini terjadi?
Sangat jarang. Bisa menjadi ini pertama kalinya pasukan pemberontak menembak pesawat tempur Rusia hingga jatuh sejak Moskow memulai operasi militer di Suriah pada September 2015. Namun pasukan pemberontak dulu menembak jatuh satu helikopter pada 2016.

Sekitar 45 personel militer Rusia tewas di Suriah, disempurnakan para kontraktor yang jumlahnya tidak diketahui.

Pada 2016, seorang perwira Rusia diberi penghargaan anumerta Pahlawan Rusia sesudah terbunuh di dalam pertempuran melawan ISIS.

Apa yang tengah berlangsung diIdlib?
Wilayah ini bertujuan sebagai "zona de-eskalasi", cocok kesepakatan bersama Turki, Rusia, dan Iran. Namun pertempuran mengalami eskalasi pada bulan November dan pemerintah Suriah melancarkan serangan besar-besaran di sana pada Desember.

Hayat Tahrir al-Syam adalah lawan utamanya.

PBB menyatakan sekitar 100.000 warga menjadi terlantar akibat pertempuran.

Terdapat 2,65 juta orang di anggota barat laut Suriah secara keseluruhan, menurut PBB, dan 1,16 juta dari mereka adalah pengungsi berstatus orang terlantar di negeri sendiri.

Apakah ini salah satu pertempuran di barat laut Suriah?
Tidak. Turki meluncurkan operasi militer pada 20 Januari yang disebut "Ranting Zaitun", memiliki tujuan menghilangkan militan Kurdi dari Afrin, yang berada di barat laut Aleppo.

Militer Turki menyatakan tujuh tentara Turki tewas di dalam pertempuran pada hari Sabtu, termasuk lima orang yang tewas saat mereka diserang oleh milisi Kurdi YPG (Unit Perlindungan Rakyat).

Angka tersebut merupakan korban jiwa terbanyak bagi pihak Turki di dalam satu hari sejak operasi militer dimulai.

Kelompok Kurdi di Suriah termasuk bereaksi bersama amarah pada video yang membuktikan jasad seorang petarung Kurdi perempuan yang tewas di pertempuran.

Leave a reply "Pilot Rusia Ledakkan Granat Agar Tak Ditangkap Pemberontak"

Author: 
    author